Meski banyak dosen yang memperbolehkan topik yang reinvent the wheel, setidaknya cari sesuatu yang menambah nilai pada riset sebelumnya. Ini dapat menjadi motivasi untuk selalu menyelesaikannya hingga akhir, karena akan ada hal baru untuk kita publikasikan. Hindari membuat skripsi dengan judul yang terlalu umum. Hal ini tidak akan menambah keilmuan yang ada saat ini.The illustrated guide to a Ph.D. - Matt Might.
Pencarian judul sebaiknya dilakukan jauh sebelum kita akan mengerjakan skripsi. Mulailah dari semester satu atau bahkan sebelum kuliah. Amati sekitar, jadikan dirimu skeptis terhadap segala sesuatu. Buat daftar permasalahan unik yang dapat kamu bangun solusinya.
Mencari Dosen
Semenjak semester awal, tentunya kamu memiliki beberapa dosen favorit. Favorit bukan karena ramah atau mudah memberikan nilai A. Tetapi karena karakternya, motivasi intrinsiknya terhadap keilmuan, dan terbuka untuk diskusi. Cari dosen yang siap membimbingmu1, bukan dosen yang pintar tetapi sulit ditemui atau berkarakter yang tidak sepaham denganmu.
Komunikasikan tentang topik skripsimu jauh sebelum semester skripsi dimulai, minimal dua semester sebelumnya. Ini dapat membuatmu lulus lebih cepat dan menghindari kemungkinan buruk lainnya: kehabisan dosen, judul yang berubah-ubah, pengerjaan yang lama, dan lainnya.
Banyak sekali teman-teman yang cerdas dan rajin luar biasa, datang setiap hari untuk bimbingan, tetapi tetap telat 1-3 semester. Hal ini disebabkan dosen yang sulit sekali ditemui atau tidak mau tau tentang persoalan yang dialami mahasiswanya. Ada juga dosen cerdas yang tidak pernah mau berdiskusi. Seakan-akan nabi yang semua pendapatnya pasti benar. Hindari dosen seperti ini.