Strategi Pengujian vs Teknik Pengujian?

Setiap buku menggunakan istilah yang berbeda-beda. Kadang kala keduanya dibalik. Kuncinya adalah konsisten. Sekali anda menyatakan “strategi” adalah x,y,z dan “teknik” adalah foo,bar,baz. Maka gunakanlah itu hingga akhir artikel anda. Untuk saat ini saya ambil contoh dari buku Pressman.

Seperti gambar di atas, menurut mazhab Pressman “strategi pengujian” adalah unit, integration, validation, system.

Sedangkan untuk “teknik” adalah basis path testing, Equivalence partitioning, dan Boundary value analysis. Pada gambar tersebut juga Presman meyebutkan “metode” yaitu white box testing, dan black box testing

Sehingga dapat disimpulkan dengan gambar berikut:

Artinya dari gambar diatas, perlu kita garis bawahi bahwa tidak semua unit testing itu harus menggunakan white-box testing, melaikan black-box testing juga dapat dilakukan pada “strategi” tersebut.

Saya pribadi lebih suka menggunakan kata “tahapan/strategi”, “methode”, dan “teknik**.

Integration Testing In “Convention” Vs “Object Oreitented” App ?

Perlu teman teman ingat, bahwa semua strategi diatas ditujukan untuk “conventional” application.

Tetapi pada “object oriented” application pengujian integrasi dengan pendekatan incremental top-down integration on maupun incremental bottom up integration tidak dapat digunakan, karena sistem berorientasi objek tidak memiliki kontrol hierarki yang jelas. Maka dibutuhkan pendekatan yang berbeda, yaitu dengan pendekatan integrasi thread-based testing dan use-based testing.

Jadi, jika ingin bertanya pakai top-down/bottom up, ditanya dulu ya, aplikasi yang dibagun “conventional” / “object oriented”.

Perbedaan Mazhab pada pengujian (ikhtilaf)

Dapat dilihat perbedaan pendapat pada tahapan / strategy dalam pengujian. Jadi jika bab anda berurutan dari unit → integration → system. Berarti anda mengikuti mazhab Pressman, dan akan lucu jadinya ketika ada melakukan sitiran-sitiran dengan ilustrasi / penjelasan Sommerville padahal yang anda ikuti adalah mazhab Pressman.

Apa Itu Unit ? Bagian Yang Terkecil?

Jadi, unit adalah bagian terkecil dari sebuah sistem. dalam aplikasi berbasis object oriented, bagian terkecil adalah class. Namun tetap “testable unit”-nya adalah method/function.

Terdapat beberapa pendapat berbeda mengenai “unit” dalam unit testing. berpendapat bahwa definisi unit dapat berarti single method, single class maupun kumpulan dari beberapa class. tidak mengikat definisi unit pada class maupun method, melainkan mengikatnya dengan definsi atribut seperti performance, reliability dan consistency. Google tidak menggunakan istilah unit, integration ataupun system untuk merujuk pada tingkatan tertentu, melainkan menggunakan istilah small, medium, large . Di sisi lain, berpendapat bahwa fokus pengujian unit pada perangkat lunak konvensional adalah sebuah modul dan fokus pengujian unit pada perangkat lunak berorientasi objek adalah class dengan testable unit terkecil adalah operation atau method

Comments

So what do you think ? Leave your comments below.


Published

Category

CS, Bahasa

Tags